BENTUK PASAR UANG DAN PELAKU PASAR UANG
BENTUK PASAR UANG DAN PELAKU PASAR UANG
Keberadaan pasar uang seolah menjadi angin segar bagi para investor yang ingin menanamkan uangnya untuk meraih sejumlah keuntungan. Bagi para pemula, pasar uang merupakan tempat terbaik untuk melakukan investasi karena modal dan minimnya risiko. Bagi Anda yang baru mendengar mengenai pasar uang, berikut penjelasan mengenai pengertian pasar uang.
A. Pengertian Pasar Uang
Pasar uang atau money market merupakan mekanisme pasar yang memungkinkan seseorang melakukan transaksi jual beli dalam bentuk sekuritas keuangan. Di sisi lain, pasar uang juga diartikan sebagai tempat di mana suatu pihak bisa meminjam dana dari pihak lain dengan tingkat bunga tertentu sebagai imbalannya.
Adapun jangka waktu peminjaman di pasar uang cenderung pendek, mulai dari satu hari hingga maksimal satu tahun. Lebih dari setahun maka akan digolongkan sebagai pasar hutang. Transaksi pasar uang sendiri bisa dilakukan secara langsung atau melalui perantara/broker. Dilihat dari jenis mata uangnya, pasar uang dibedakan menjadi pasar domestik serta pasar valuta asing. Bagaimana dengan manfaat pasar uang? Secara umum berikut ini fungsi serta manfaat dari keberadaan pasar uang:
1.Bagi perusahaan yang membutuhkan sejumlah dana untuk ekspansi, keberadaan pasar satu ini bisa berfungsi sebagai sumber pembiayaan.
Bagi investor asing yang ingin menanamkan modal di Indonesia, pasar uang bisa menjadi fasilitator serta mediator dalam menyalurkan pinjaman jangka pendek.
2.Tempat perdagangan surat-surat berharga dengan waktu jangka pendek
3.Sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat lokal sekaligus menjadi alat untuk menawarkan investasi berupa Surat Berharga Pasar Uang dan Sertifikat Bank Indonesia kepada masyarakat.
4.Bicara mengenai pengertian pasar uang, itu artinya Anda juga perlu tahu siapa pemegang otoritas tertinggi dalam transaksi ini. Seluruh transaksi hingga regulasi yang ada diawasi dan diatur oleh Bank Indonesia. Sementara pelaku kegiatan pasar uang terdiri dari beragam elemen, seperti bank-bank komersial, perusahaan swasta, perusahaan pemerintah, brokers dan dealer, pemerintah, money market mutual funds, serta future market exchange.
B. Risiko Pasar Uang
Ibarat dua sisi mata pisau, selain berpeluang menghasilkan keuntungan, pasar uang juga memiliki risiko yang harus ditanggung oleh investor. Apa saja risiko yang mungkin terjadi?
1.Risiko gagal bayar (default risk), hal ini terjadi ketika pihak yang mendapatkan modal dari Anda tak mampu melakukan pembayaran saat tagihan jatuh tempo.
2.Risiko penanaman kembali (reinvestment risk), merupakan risiko akibat mengalihkan investasi.
3.Risiko fundamental (fundamental Risk), merupakan risiko yang disebabkan perubahan kebijakan pemerintah, moneter, fiskal, dan kondisi makro ekonomi.
4.Risiko pasar (market risk), merupakan risiko yang terjadi akibat pergerakan nilai tukar, fluktuasi harga, dan suku bunga.
C. Pelaku Pasar Uang
Pelaku pasar keuangan adalah pihak-pihak yang membutuhkan dana atau modal maupun pihak-pihak yang menanamkan dana/investasi dalam pasar uang. Pelaku dalam pasar uang terdiri dari bank sentral (Bank Indonesia), lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan-perusahaan swasta, bank-bank komersial, yayasan, lembaga dana pensiun, perusahaan asuransi, perantara pedagang efek (broker dan dealer), serta lembaga keuangan lainnya maupun individu masyarakat.
Peran Bank Indonesia (bank sentral) sebagai pelaku utama dalam pasar uang adalah untuk menjaga kestabilan moneter dan harga melalui instrumen keuangan yang dikeluarkannya yakni Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
Lembaga-lembaga pemerintah memainkan peranannya dalam pasar uang sebagai pihak yang membutuhkan dana untuk membiayai proyek-proyek pemerintah dikarenakan adanya perbedaan waktu antara penerimaan pajak ataupun penerimaan lainnya dengan pengeluaran yang mesti dilakukan.
Perusahaan-perusahaan swasta mengambil peranan sebagai pihak yang menghimpun dana dari pasar uang dengan menerbitkan surat berharga jangka pendek.
Bank-bank komersial sebagai pelaku pasar keuangan berperan sebagai dealer derivatif di luar bursa, lembaga perantara keuangan, dan untuk memenuhi ketentuan kewajiban giro minimum yang harus mereka pelihara pada bank sentral serta pemberi jasa pendapatan atas dasar fee.
Dealers berperan sebagai perantara di antara pelaku dalam Pasar Repo, sedangkan brokers sebagai pihak yang mempertemukan antara pemberi pinjaman dengan peminjam dalam pasar uang. Lembaga keuangan lainnya, individu masyarakat, dan lembaga dana pensiun juga mempunyai peranan masing-masing dalam pasar uang.
C. Pelaku Pasar Uang
Pelaku pasar keuangan adalah pihak-pihak yang membutuhkan dana atau modal maupun pihak-pihak yang menanamkan dana/investasi dalam pasar uang. Pelaku dalam pasar uang terdiri dari bank sentral (Bank Indonesia), lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan-perusahaan swasta, bank-bank komersial, yayasan, lembaga dana pensiun, perusahaan asuransi, perantara pedagang efek (broker dan dealer), serta lembaga keuangan lainnya maupun individu masyarakat.
Peran Bank Indonesia (bank sentral) sebagai pelaku utama dalam pasar uang adalah untuk menjaga kestabilan moneter dan harga melalui instrumen keuangan yang dikeluarkannya yakni Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
Lembaga-lembaga pemerintah memainkan peranannya dalam pasar uang sebagai pihak yang membutuhkan dana untuk membiayai proyek-proyek pemerintah dikarenakan adanya perbedaan waktu antara penerimaan pajak ataupun penerimaan lainnya dengan pengeluaran yang mesti dilakukan.
Perusahaan-perusahaan swasta mengambil peranan sebagai pihak yang menghimpun dana dari pasar uang dengan menerbitkan surat berharga jangka pendek.
Bank-bank komersial sebagai pelaku pasar keuangan berperan sebagai dealer derivatif di luar bursa, lembaga perantara keuangan, dan untuk memenuhi ketentuan kewajiban giro minimum yang harus mereka pelihara pada bank sentral serta pemberi jasa pendapatan atas dasar fee.
Dealers berperan sebagai perantara di antara pelaku dalam Pasar Repo, sedangkan brokers sebagai pihak yang mempertemukan antara pemberi pinjaman dengan peminjam dalam pasar uang. Lembaga keuangan lainnya, individu masyarakat, dan lembaga dana pensiun juga mempunyai peranan masing-masing dalam pasar uang.
Komentar
Posting Komentar